Maluku Pantau Hilal di 6 Titik, Penentuan Iduladha Tunggu Sidang Isbat

oleh -145 views

AmbonVibes.com — Maluku bakal ikut pantau hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di enam titik yang su disiapkan di beberapa daerah.

Pantauan ini jadi bagian dari langkah nasional yang dilakukan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk tentukan awal bulan Zulhijah sekaligus persiapan Iduladha.

Di Maluku sandiri, titik pemantauan tersebar mulai dari Ambon, Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara, Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, sampe Kabupaten Buru.

Penetapan resmi awal Zulhijah nanti bakal ditentukan lewat sidang isbat yang rencana digelar tanggal 17 Mei 2026 di Jakarta.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat, bilang sidang ini penting untuk gabung hasil hisab deng rukyat hilal.

“Sidang isbat ini jadi forum bersama supaya hasil penetapan bisa akurat dan diterima semua umat Islam di Indonesia,” kata dia.

Sidang ini juga bakal libatkan banyak pihak, mulai dari BMKG, Badan Informasi Geospasial, BRIN, Majelis Ulama Indonesia, sampe DPR RI, pakar falak, akademisi, deng pimpinan pesantren.

Berdasarkan hisab, ijtimak terjadi tanggal 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

Pas waktu rukyat nanti, posisi hilal di seluruh Indonesia, termasuk Maluku, diperkirakan su ada di atas ufuk.

Ketinggian hilal sekitar 3 derajat lebih sampe hampir 7 derajat, deng elongasi antara 8 sampe 10 derajat.

Artinya, secara hitungan, peluang hilal untuk terlihat itu ada, walaupun tetap tergantung kondisi cuaca di masing-masing tempat.

Di Maluku, pengamatan dilakukan di berbagai lokasi strategis, mulai dari pantai, gunung, sampe gedung tinggi.

Beberapa titik itu antara lain Karpan di Ambon, Kantor BMKG di Kepulauan Tanimbar, Desa Ngilngof di Maluku Tenggara, Puncak Kalipassa di Seram Bagian Barat, Dusun Misa di Maluku Tengah, deng Gunung Salabung di Buru.

“Pemantauan ini dilakukan luas supaya hasil rukyat makin akurat dan bisa jadi dasar keputusan,” jelas Arsad.

Nantinya, semua hasil pemantauan dari berbagai daerah ini bakal dibawa ke sidang isbat untuk tetapkan secara resmi awal Zulhijah 1447 Hijriah di Indonesia.

(Kayla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.