Pemkot Ambon Kele Kejati Maluku Cegah Korupsi

oleh -2 views

AmbonVibes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kaskuat karja sama deng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku par biking bae tata kelola pemerintahan yang transparan, skaligus cegah korupsi.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena kastau komitmen itu saat kunjungan silaturahmi deng jajaran ka Kantor Kejati Maluku, di Ambon, Senin (25/11/2025).

Dalang pertemuan itu, Wali Kota tekankan sinergi antara Pemkot deng Kejaksaan paleng panting par pastikan samua kebijakan pemerentah bajalang iko katentuan.

“Katong mo bangun tata kelola yang lebe transparan. Tagal itu, karja sama deng Kejaksaan paleng penting par pastikan samua kabijakan deng program bajalang iko atorang,” ujarnya.

Bodewin tegaskan, Pemkot Ambon tarus kaskuat integritas aparatur deng biking lingkungan karja yang barsih dan bebas dar praktik korupsi. Langkah ini, katanya, akang jadi kunci par pelayanan publik lebe dapa parcaya dar masyarakat.

“Pemerentah Kota Ambon komitmen biking lingkungan karja yang barsih deng bebas dar praktik korupsi,” tambahnya.

Kapala Kejati Maluku Rudy Irmawan yang tarima langsung kunjungan itu, dapa batamang Wakil Kajati Adhi Prabowo, Asisten Intelijen Diky Oktavia, dan Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Raden Sudaryono. Samua tarima bae inisiatif Pemkot Ambon.

“Katong salalu tabuka par karja sama deng pemerentah daerah par kaskuat sistem tata kelola dan optimalkan pancegahan korupsi,” kata Rudy.

Dalang diskusi yang hangat, dua pihak sorot urgensi pendampingan hukum par Pemkot Ambon, terutama soal kelola anggaran dan program prioritas macang Jaga Desa. Pendampingan ini penting par penindakan deng pastikan samua tahapan program bajalang tepat dan akuntabel.

“Pendampingan bukang cuma par penindakan, mar mo pastikan program pemerentah bajalang tepat deng akuntabel,” tambah Rudy.

Pertemuan itu jadi momentum kaskuat sinergi kedua lembaga par wujudkan tata kelola pemerintahan yang lebe pung integritas. Pemkot Ambon juga minta pendampingan lebe intensif dar Kajaksaan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program strategis.

Pemkot harap langkah ini bisa kas kurang potensi kasalahan administrasi deng penyimpangan anggaran, juga tambah pemahaman hukum setiap organisasi perangkat daerah (OPD), terutama pengadaan barang dan jasa, penggunaan APBD, dan pertanggungjawaban keuangan.

Kolaborasi berkelanjutan ini dong harap bisa biking kuat integritas aparatur dan ciptakan pelayanan publik yang lebe profesional deng pung orientasi par kapentingan masyarakat Kota Ambon. (Piere)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.