Menteri Tetapkan Kawasan Konservasi Perairan di Buru, Bursel, SBT

oleh -4 views

AmbonVibes.com – Ada kabar bae par dunya konservasi di Maluku. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) su tetapkan tiga kawasan konservasi perairan baru di Provinsi Maluku, pake Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan. Ketiga kawasan konservasi ini ditetapkan melalui tiga keputusan yang kaluar 11 November 2025.

Kapala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Erawan Asikin kase tau, tiga kawasan itu ada di Buru, Buru Selatan, deng Seram Bagian Timur. Samua pung loas, amper dapa 300 ribu hektare.

“Ini tonggak baru par jaga keberlanjutan ekosistem laut di Maluku. Katong ingin masyarakat bisa manfaatkan kekayaan laut mar musti tetap seimbang deng alam,” ujar Erawan di Ambon, Kamis (13/11/2025).

Iko keputusan menteri, bisa tau Kawasan Konservasi Perairan Buru akang pung loas 57.594 hektare, deng zona inti 608,91 hektare. Fokus ka padang lalamong, terumbu karang, deng habitat teteruga.

Kawasan Konservasi Buru Selatan pung loas 51.115 hektare, zona inti 813,48 hektare. Fokus par jaga mangrove, lalamong, terumbu karang, dan teteruga.

Kawasan Konservasi Seram Bagian Timur pung loas 189.875,65 hektare, zona inti 2.922 hektare. Akang pung fungsi jaga mangrove, lalamong, dan terumbu karang par habitat biota laut penting.

Erawan tekankan, penetapan kawasan konservasi ini bukang cuma soal regulasi mar juga juga soal bangun rasa memiliki masyarakat pesisir par dong pung laut sandiri.

“Proses ini akang lewat kajian ilmiah, survei lapangan, deng konsultasi masyarakat. Pendekatan berbasis sains dan partisipatif jadi kunci utama,” jelasnya.

Salaeng par lindung ekosistem, penetapan kawasan konservasi ini juga buka peluang bagi ekonomi biru, wisata bahari, deng biking sejahtera masyarakat pesisir.

“Deng su ada kawasan konservasi ini, katong seng cuma jaga alam, mar juga kase ruang par pengembangan ekonomi dan wisata berbasis kelestarian laut,” tambah Erawan.

Langkah ini jadi babak baru par Maluku sebage provinsi laut, tanda komitmen par jaga warisan alam dan pastikan masa depan generasi kepulauan tetap hidup dari laut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.